Data Rekap Kecelakaan

Rekapitulasi Kejadian Laut 16 s.d. 22 Mei 2015

Download File Di sini

Amuntai, (Antaranews Kalsel) - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan, terus berupaya memberantas pencurian ikan atau "ilegal fishing" antara lain dengan memupuk kesadaran Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwakmas).

Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Perikanan Rossy Estiawati di Amuntai Minggu mengatakan, eksistensi Pokwakmas berlandaskan kesadaran anggota Pokwakmas masyarakat untuk menjaga kelestarian perairan.

"Tanpa adanya kesadaran, maka aktivitas bahkan keberadaan Pokwakmas bisa semakin berkurang, karena banyak tantangan dalam pelaksanaan tugas mengawasi perairan," ujar Rossy.

Rossy tidak memungkiri beberapa Pokwakmas mulai kurang aktif dalam melaksanakan kegiatan pengawasan, bahkan ada dijumpai ketua pokwakmas justru terlibat aktivitas ilegal fishing.

Pasalnya, kata Rossy keuntungan yang bisa diperoleh pelaku "ilegal fishing" cukup menggiurkan, dalam operasi satu malam mereka bisa mendapatkan ikan yang jika dijual harganya mencapai Rp500 ribu lebih, sedangkan jika menggunakan alat tangkap biasa hasil yang didapatkan hanya pas-pasan.

Ia mengatakan, untuk pembinaan, motivasi bahkan penghargaan sudah sering diberikan melalui Dinas Perikanan dan Peternakan.

"Ada Surat Keputusan Bupati Hulu Sungai Utara bagi pemberian `reward` berupa uang tunai sebesar Rp750 ribu bagi pokwakmas yang berhasil membantu menangkap pelaku ilegal fishing hingga sampai ke proses peradilan," kata Rossy.

Namun, lanjut dia, keberlangsungan Pokwakmas di masyarakat nelayan juga tergantung tingkat kesadaran dan rasa tanggung jawab untuk menjaga kelestarian perairan.

Ia menyadari, tidak gampang menjadi anggota Pokwakmas di desa karena memiliki kecenderungan mendapat reaksi negatif dari masyarakat lainnya.

Sebagian masyarakat lain, tutur Rossy berbeda cara pandang dan kepentingan, disamping unsur kekerabatan dengan pelaku "ilegal fishing" membuat segolongan masyarakat tidak menyukai anggota Pokwakmas yang sering ikut dalam operasi tim penertiban ilegal fishing.

"Apalagi risiko menjadi anggota pokwakmas sewaktu-waktu bisa terancam jiwanya, baik saat ikut operasi penertiban dengan aparat polisi dan penyidik PNS, maupun dalam aktivitas sehari-hari akibat balas dendam pelaku "ilegal fishing" yang tidak terima aktivitas usahanya terusik,"kata Rossy. 

Sementara, terangnya dalam Undang-Undang Perikanan maupun peraturan daerah belum memberikan perlindungan dan jaminan keselamatan bagi anggota pokwakmas yang terlibat dalam penertiban ilegal fishing.

Diinformasikan, dari sebanyak 45 pokwakmas yang ada di Kabupaten HSU, hanya sekitar 15 pokwakmas yang aktif, namun yang bisa diandalkan untuk diajak ikut dalam operasi penertiban ilegal fishing, bahkan saat operasi didaerah yang rawan sekalipun hanya sebanyak 5 pokwakmas.

Meski demikian, tuturnya pokwakmas dilarang beroperasi sendiri untuk melindungi aksi main hakim sendiri dan melindungai keselamatan anggota pokwakmas.

Operasi penertiban harus melibatkan polisi dan penyidik PNS, jika hanya dilakukan pokwakmas sendiri operasinya dianggap ilegal.

Rossy berharap bantuan pemerintah yang disalurkan kepada Pokwakmas agar ditingkatkan jenisnya agar lebih menunjang pengawasan dan operasi penertiban.

"Selama ini bantuan yang diberikan dari bantuan pemerintah pusat hanya berupa perahu, padahal nelayan kita sudah banyak memiliki sarana ini, semestinya diberikan bantuan lain yang lebih menunjang kegiatan operasi pengawasan perairan," katanya.

Dikatakan jika aktivitas ilegal fishing masih meresahkan, bahkan sebagian pelaku ketika coba ditangkap memberikan perlawanan sengit kepada petugas gabungan polisi, penyidik PNS dan anggota Pokwakmas.

"Meski aparat polisi dilengkapi senjata api, namun tidak leluasa digunakan mengingat yang dihadapi saat operasi adalah para nelayan, kecuali pelaku sudah nekat hingga mengancam nyawa aparat,"kata Rossy.

 

Sumber: antarakalsel.com

Berita Internal

Nelayan Pasir Putih Situbondo Terima Bantuan Lifejacket dari Bakamla

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (BAKAMLA RI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan Pelayaran serta Penyerahan Bantuan jaket pelampung (lifejacket) kepada sejumlah nelayan tradisional di Pos Kamla Pasir Putih Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo, 28 Mei 2015.

Read more...
Pembukaan Patkor Optima Malindo 24A/15 di Batam

Kegiatan kerjasama Pengamanan melalui Operasi Terkoordinasi wilayah Selat Malaka dengan sandi operasi ”PATKOR OPTIMA 24A/2015” antara Malaysia – Indonesia selama 30 hari di buka oleh Laksamana Pertama TNI Sulistyanto, S.E., M.Sc Danlantamal IV di Hotel Plane Holliday Batam. Dalam acara pembukaan ini dihadiri oleh Delegasi Indonesia Kepala Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Barat Laksamana Pertama Maritim U.K Agung, Kepala Staf Guskamlabar Kolonel (P) Ronni Saleh, Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Rully Riono selaku Commander Task Group (CTG), Perwakilan (Ditpolair Polda Kepri, Pangkalan KPLP Tanjung Uban, Satker PSDKP Batam, DJBC Batam), Komandan / Nahkoda Kapal yang terlibat dan Delegasi Malaysia. Kapal – kapal yang terlibat dalam PATKOR OPTIMA 24A/2015 a.l KRI Alamang-644, KRI Siliman-858, KN Bintang Laut-4801, KP Taka-3010, KN Sarotama P.112, BC-8001 dan KP Hiu Macan-002.

Read more...
Presiden Joko Widodo Lantik Kepala Badan Keamanan Laut RI

Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo melantik Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Laksamana Madya TNI DR. DA. Mamahit, M.Sc di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/5/2015) Siang. Presiden Joko Widodo meminpin langsung pembacaan sumpah jabatan dari Kepala Bakamla tersebut.

Read more...
Bakamla Selenggarakan Rakernis Bidang Informasi di Jakarta

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla Ri) menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis Bidang Informasi yang dilaksanakan di Ruang rapat Lagoon Hoteh Best Western Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa 26 Mei 2015. Acaya yang akan dilaksanakan selama dua hari tersebut dibuka oleh Kepala Bakamla yang diwakili oleh Deputi informasi Hukum dan Kerjasama, Laksma Maritim Eko Susilo Hadi, SH., MH.

Read more...
Upacara Penyematan Brevet SAR Grade III

Senin, 25 Mei 2015. Empat personel Bakamla RI menerima Brevet SAR Grade III dalam Upacara Penyematan Brevet SAR Grade III Bakamla di halaman gedung Bakamla Pusat, jalan Dr. Sutomo no. 11 Jakarta Pusat. keempat personel tersebut adalah Indra Agustira, Bachtiar Adi Pamungkas, Destian Mangalu, dan Muhamad Fauzi. Sebagai Inspektur Upacara adalah Kasubbid Latihan Letkol Maritim Abriadi dan selaku komandan upacara Lettu Maritim Prabu Airlangga.

Read more...
Bakamla Selenggarakan Forkor Keamanan Laut yang Ke-3 di Makasar

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melaksanakan program kegiatan  Forum Koordinasi ( Forkor ) Keamanan Laut yang ke III di Hotel Swiss-Bellinn Panakkukang Makassar, Kamis, 21 Mei 2015 dengan tema “ Sosialisasi UU Nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan dan Perpres Nomor 178 tahun 2014 tentang Bakamla ( Indonesia Coast Guard ) “. Kegiatan Forkor ini dibuka oleh Plt Ka. Bakamla yg diwakili oleh Plt Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Brigjen Pol. Drs Satria Maseo S.H, MM. Adapun narasumber yang memberikan materi yaitu : 1. Bapak Nasrudin, SH, MH selaku Dirjen Perundangan-undangan Kemenkumham, 2. Deputi Opslat Bakamla yang diwakili oleh Letkol Maritim Abriadi, SH selaku Kasubbid Latihan Deputi Operasi dan Latihan Bakamla , 3.Laksma Maritim Eko Susilo Hadi Selaku Plt. Deputi Inhuker (Informasi Hukum dan Kerjasama)  Bakamla, dengan Moderator oleh Mayor Maritim Andi Aprianto SH, selaku Kasubbid Evaluasi Kebijakan Operasi BAKAMLA.

Read more...
Bakamla Deklarasikan Alat Utama Sistem Keamanan dan Keselamatan Laut Produk Dalam Negeri

Jakarta, 20 Mei 2015 – Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam laut yang melimpah, hal ini tentunya memunculkan permasalahan yang kompleks di wilayah perairan Indonesia itu sendiri. Berbagai upaya dilakukan untuk tindakan pengamanan, salah satunya melalui solusi teknologi. Untuk mendukung tugas dan fungsi Bakamla RI maka perlu adanya peningkatan terhadap Alat Utama Sistem Keamanan Dan Keselamatan Laut atau Alutsiskamla dalam mendukung Early Warning System yang sudah dimiliki oleh Bakamla RI. Bakamla RI mendeklarasikan Alat Utama Sistem Keamanan Dan Keselamatan Laut produk dalam negeri untuk mendukung Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Deklarasi ini diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2015 di Ruang Serbaguna Badan Keamanan Laut Republik Indonesia yang akan dilanjutkan dengan kegiatan demonstrasi di Kolam Renang Gelanggang Olahraga Remaja Senen.

Read more...
Sejumlah Nelayan Kupang Antusias Terima Bantuan Alat Keselamatan Melaut dari Bakamla

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (BAKAMLA RI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan Pelayaran serta Penyerahan Bantuan jaket pelampung (lifejacket) kepada sejumlah nelayan tradisional di Kupang, 19 Mei 2015. Adapun bantuan yang diserahkan Bakamla kepada nelayan di Kupang berupa 250 unit jaket pelampung dan 75 unit jas hujan. Jaket pelampung dan jas hujan tersebut diserahkan kepada nelayan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada nelayan untuk selalu memperhatikan dan menjaga keselamatan diri ketika dalam melaut.

Read more...

Buku Bakamla

  

 

 

 

 

PEMBERITAHUAN KEPADA MASYARAKAT

Diberitahukan kepada masyarakat maritim dan pihak yang berkepentingan dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) maupun masyarakat luas, apabila ada oknum yang mengatasnamakan Bakamla yang intinya meminta uang dengan alasan tertentu, agar diabaikan dan segera laporkan ke 127 dan 021 500500.

Perkiraan Cuaca

Partly Cloudy

31°C

Jakarta

Partly Cloudy

Humidity: 66%

Wind: 4.83 km/h

  • 3 Jun 2015

    PM Thunderstorms 33°C 24°C

  • 4 Jun 2015

    Isolated Thunderstorms 33°C 24°C

Grafik Kecelakaan & Pelanggaran

 

Stakeholder

Webmail

E-cpns Bakamla

Indokamla

 

Aissat Bakamla

HATI-HATI SINDIKAT PENIPU!!

DIHIMBAU KEPADA SELURUH MASYARAKAT, KHUSUSNYA MASYARAKAT MARITIM UNTUK LEBIH BERHATI-HATI DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN TERHADAP ULAH PERMAINAN SINDIKAT PENIPU DENGAN MODUS OPERANDI SEOLAH-OLAH TELAH DIPERAS OLEH OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI SUATU INSTANSI DENGAN CARA MENTRANSFER SEJUMLAH UANG KE REKENING OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI TERTENTU TERSEBUT, GUNA PENYELESAIAN SUATU KASUS. NAMUN SETELAH DITELUSURI TERNYATA NAMA DAN ALAMAT REKENING YANG TERTERA PALSU SERTA NYATA-NYATA BUKAN REKENING OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI YANG MENURUT MEREKA (SINDIKAT-RED) TELAH MEMERASNYA.

UANG YANG DITRANSFER TERSEBUT JATUH KEPADA REKENING ANGGOTA DARI SINDIKAT ITU SENDIRI. DENGAN BUKTI TRANSFER YANG ADA, ANGGOTA SINDIKAT TERSEBUT MELAPOR KESANA-KEMARI DAN DI BLOW-UP DI MEDIA MASSA, SEHINGGA TERBENTUKLAH OPINI MASSA YANG NEGATIF. 

DISINYALIR MEREKA MERUPAKAN SINDIKAT YANG MENGINGINKAN KEGIATAN ILLEGALNYA DAPAT TERUS BERJALAN LANCAR DENGAN BERBAGAI CARA BERUSAHA MENJATUHKAN SERTA MENJELEKAN INSTANSI-INSTANSI YANG BERWENANG YANG DIPERKIRAKAN DAPAT MENJADI PENGHALANG BAGI KEGIATAN DI LAUT.

Pengunjung Website

Hari ini 74

Kemarin 245

Mingguan 609

Bulanan 609

Keseluruhan 85379

Pengumuman Lelang

Rencana Umum Pengadaaan barang dan Jasa tahun 2015

Call Center Bakamla

"Bakamla kedepannya akan semakin dikenal dan dihargai oleh para pengguna jasa laut baik secara Lokal maupun Internasional"  pesan dari Kalakhar Bakorkamla, Laksdya TNI Didik Heru Purnomo pada acara ulang tahun Bakorkamla yang ke - 4 (29 - 12 -2010).  pernyataann ini juga sudah direalisasikan dalam agenda kegiatan Bakorkamla dengan mensosialisasikan Call Center (021) 500-500 dan 127 di beberapa daerah

Kantor Pusat Bakamla RI

Alamat kantor Pusat Bakamla RI

Jl. Dr. Soetomo No. 11 Jakarta 10710

Telp. +62 21 351 9999, Fax. +62 21 351 9090

Badan Koordinasi Keamanan Laut RI