Dilansir CNN, Kamis 2 Februari 2012, Biro Keamanan Maritim Australia (AMSA) menerima sinyal SOS dari kapal Rabaul Queen pada pagi ini. Rabaul Queen yang membawa 350 orang penumpang baru meninggalkan kota Kimbe di pulau New Britain menuju kota Lae.
Lokasi kapal diperkirakan berada 16 kilometer di lepas pantai timur Papua Nugini. Dalam sebuah pernyataan, AMSA menyebutkan empat perahu penyelamat mengevakuasi para korban di lokasi. Enam kapal serta tiga helikopter penyelamat juga diturunkan di lokasi
kejadian.Menurut Kapten Nurur Rahman dari Biro Keamanan Maritim Papua Nugini, pihaknya menerima laporan tentang terlihatnya beberapa orang mengenakan jaket penyelamat di lokasi tenggelamnya kapal.
Dilansir kantor berita BBC, kapal milik Star Ships, operator terbesar Papua Nugini itu tenggelam karena cuaca buruk. "Ada korban selamat, dan saat ini tim penyelamat dari Australia sedang melakukan evakuasi. Kami belum menerima laporan adanya korban tewas," kata juru bicara Star Ships. (ren)
Sumber :vivanews

“Bakorkamla kedepan akan menjadi lebih dikenal dan disegani oleh seluruh pengguna laut baik lokal maupun internasional…” yang di lauching oleh Ketua Bakorkamla yaitu Bapak Kemenko Polhukam pada acara HUT Bakorkamla ke-5 (05/01/2012). Kutipan kalimat tersebut telah direalisasikan menjadi salah satu agenda tahun ini kegiatan Bakorkamla yakni mensosialisasikan call center 127 di beberapa wilayah.