Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (3/2) malam, akhir pekan lalu. Jasad Kawila baru ditemukan pada pukul 00.10 WIB, Minggu (5/2) dini hari. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban, Jumat (3/2) sekitar pukul 22.30 WIB perahu yang ditumpangi korban meyeberangi Sungai Kahayan dari Desa Sakakajang ke Desa Simpur, baru sepertiga perjalanan menyeberang sungai Kahayan, perahu motor yang ditumpangi empat penumpang dan dua motoris tersebut kemasukan air hingga karam. Ketiga penumpang termasuk Yames dan dua motoris berhasil ketepi sungai, namun Yames beberapa saat menghembuskan nafas terakhir meski sempat mencapai tepi sungai.
Ditemukan Sementara itu, Kawila anak Yames yang masih duduk di kelas 1 SMP tidak ditemukan pada saat itu. Petugas Pospol Jabiren Raya dibantu Tagana, Polair dan dan Dishubkominfo berusaha melakukan pencairan hingga Sabtu (4/2) malam. Pencarian juga dibantu juga oleh warga yang ada di sekitar tersebut. Namun Kawila baru berhasil ditemukan pada jam 12 malam atau Minggu (5/2) dini hari dengan kondisi tidak bernyawa. Irwan salah seorang keluarga korban mengaku sebelum kejadian tersebut, Yames diharapkan untuk hadir pada pemakaman mertuanya di Desa Simpur. Pada saat itu Yames bersama anaknya Kawila disertai beberapa keluarga lainnya yakni Noprianto dan isterinya.
Kapolsek Kahayan Hilir AKP Heru Waskito melalui Kapospol Jabiren Raya Aipda Agus Supardi menjelaskan dugaan sementara tenggelamnya perahu tersebut karena kelebihan muatan barang dan penumpang. “Diduga muatan sudah melebihi batas maksimal,” katanya. Sementara jasad kedua korban dibawa langsung ke Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas pada hari dan waktu yang berbeda. (B-1)
Sumber :borneonews

“Bakorkamla kedepan akan menjadi lebih dikenal dan disegani oleh seluruh pengguna laut baik lokal maupun internasional…” yang di lauching oleh Ketua Bakorkamla yaitu Bapak Kemenko Polhukam pada acara HUT Bakorkamla ke-5 (05/01/2012). Kutipan kalimat tersebut telah direalisasikan menjadi salah satu agenda tahun ini kegiatan Bakorkamla yakni mensosialisasikan call center 127 di beberapa wilayah.