Dikatakan, kondisi tersebut besar kemungkinan akan terjadi di tengah laut. Hal itu tentunya wajib diperhatikan. Khusus untuk wilayah perairan Tanjungpinang dan Batam, kondisi gelombang cenderung kondusif. Ketinggiannya kira-kira 0,5 meter hingga mencapai 2 meter saja.
"Kondisi cuaca lainnya yang harus diperhatikan adalah curah hujan. Kemungkinan masih akan terjadi. Akan tetapi intensitasnya tidak menghawatirkan. "Kadang panas, kadang hujan dan itu juga perlu diperhatikan masyarakat,"sebut Sulimin.
Sulimin menerangkan, sebelah Utara bagian Indonesia merupakan pusat tekanan tinggi udara. Di bagian Selatan Indonesia merupakan pusat tekanan udara terendah. Aluran tekanan udara terjadi dari tekanan udara tinggi menuju ke rendah yang biasa disebut angin musim Timur Laut. "Nah, inilah yang menyebabkan gelombang tinggi di perairan Kepri. Karena hal tersebut merupakan karakteristik faktor cuaca yang lazim terjadi di bulan Februari," jelasnya. (cw40)
Sumber :haluankepri

“Bakorkamla kedepan akan menjadi lebih dikenal dan disegani oleh seluruh pengguna laut baik lokal maupun internasional…” yang di lauching oleh Ketua Bakorkamla yaitu Bapak Kemenko Polhukam pada acara HUT Bakorkamla ke-5 (05/01/2012). Kutipan kalimat tersebut telah direalisasikan menjadi salah satu agenda tahun ini kegiatan Bakorkamla yakni mensosialisasikan call center 127 di beberapa wilayah.