HomeArsipIndex BeritaSorotan MediaScrap Kapal di Tengah Laut Resahkan Warga

Scrap Kapal di Tengah Laut Resahkan Warga

BATAM, batamtoday - PT Sintai Shipyard disebut melakukan pemotongan (scrapping) kapal berbobot ribuan ton di tengah laut. Akibatnya, aktivitas itu membuat resah nelayan sekitar Tanjunguncang karena limbah yang dihasilkan mencemari laut.

Informasi yang di himpun di lapangan, menyebutkan kegiatan pemotongan kapal Skandi Pioner itu telah berjalan sejak tiga minggu yang lalu. Namun nelayan melihat ada keanehan pada kapal berukuran sekitar 70 meter itu, pasalnya pemotongan dilakukan tdak di darat.

"Aktivitas pemotongan kapal itu tidak di darat, apa iya dibenarkan memotong di laut? Sehingga laut sekitar tercemar dengan limbah potongan itu," ujar Atan, nelayan di Tanjunguncang ketika melakukan pemantauan aktivitas PT Sintai Shipyard, Senin (20/2/2012).

Melalui informasi yang diterima nelayan ini melalui karyawan melakukan pemotongan, kapal ini bekas melakukan survei minyak di laut lepas. Sehingga terdapat bagian atas kapal ratusan pipa yang berfungsi untuk penyaluran minyak. Ketika dipotong-potong pipa tersebut, terangnya lagi, ada minyak yang keluar sehingga mencemari laut sekitar.

"Kami telah mendatangi perusahaan karena aktivitas itu membuat laut ini dicemari minyak. Tapi kedatangan kami tidak direspon, sehingga kami meminta pemerintah (Bapedal Kota Batam-red.) bertindak," ujar Dolah, nelayan lainnya.

Sementara itu, Erfan, Ketua Lembaga Peduli Lingkungan (Lapeli), yang dijumpai bersamaan dengan nelayan mengatakan, aktivitas perusahaan ini telah melanggar ketentuan. Sehingga perlu adanya ketegasan dari pemerintah, menyikapi pemotongan kapal yang dilakukan di perairan yang telah mencemari laut sesukanya.

"Dalam hal lingkungan yang menyangkut banyak kelelamatan banyak jiwa pemerintah harus tegas. Bila pemerintah tidak tegas dalam menyikapi ini, tentu akan menjatuhkan wibawa pemerintah itu sendiri. Harus ada langkah yang diambil agar ada efek jera bagi perusahaan yang lain, dengan mencabut izin perusahaan ini tentunya," ujar Erfan.

Sumber :batamtoday

 

PEMBERITAHUAN KEPADA MASYARAKAT

Diberitahukan kepada masyarakat maritim dan pihak

yang berkepentingan dengan Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) maupun masyarakat luas,

apabila ada oknum yang mengatasnamakan Bakorkamla yang intinya meminta uang dengan alasan tertentu,

agar diabaikan dan segera laporkan ke 127 dan 021 500500.

HATI-HATI SINDIKAT PENIPU !!!

DIHIMBAU KEPADA SELURUH MASYARAKAT, KHUSUSNYA MASYARAKAT MARITIM UNTUK LEBIH BERHATI-HATI DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN TERHADAP ULAH PERMAINAN SINDIKAT PENIPU DENGAN MODUS OPERANDI SEOLAH-OLAH TELAH DIPERAS OLEH OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI SUATU INSTANSI DENGAN CARA MENTRANSFER SEJUMLAH UANG KE REKENING OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI TERTENTU TERSEBUT, GUNA PENYELESAIAN SUATU KASUS. NAMUN SETELAH DITELUSURI TERNYATA NAMA DAN ALAMAT REKENING YANG TERTERA PALSU SERTA NYATA-NYATA BUKAN REKENING OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI YANG MENURUT MEREKA (SINDIKAT-RED) TELAH MEMERASNYA.

UANG YANG DI TRANSFER TERSEBUT JATUH KEPADA REKENING ANGGOTA DARI SINDIKATNYA SENDIRI. DENGAN BUKTI TRANSFER YANG ADA , ANGGOTA SINDIKAT TERSEBUT MELAPOR KESANA-KEMARI DAN DI BLOW-UP DI MEDIA MASSA, SEHINGGA TERBENTUK OPINI MASYARAKAT YANG NEGATIF.

DISINYALIR MEREKA MERUPAKAN SINDIKAT YANG MENGINGINKAN KEGIATAN ILLEGALNYA DAPAT TERUS BERJALAN LANCAR DENGAN BERBAGAI CARA BERUSAHA MENJATUHKAN SERTA MENJELEKAN INSTANSI-INSTANSI YANG BERWENANG YANG DIPERKIRAKAN DAPAT MENJADI PENGHALANG BAGI KEGIATANNYA DI LAUT. .

CALL CENTER 127

Bakorkamla kedepan akan menjadi lebih dikenal dan disegani oleh seluruh pengguna laut baik lokal maupun internasional…” yang di lauching oleh Ketua Bakorkamla yaitu Bapak Kemenko Polhukam pada acara HUT Bakorkamla ke-5 (05/01/2012). Kutipan kalimat tersebut telah direalisasikan menjadi salah satu agenda tahun ini kegiatan Bakorkamla yakni mensosialisasikan call center 127 di beberapa wilayah.

ALAMAT KANTOR UTAMA

Alamat kantor pusat BAKORKAMLA:

Jl. DR. Sutomo 11, Jakarta 10710

Telp. + 62 21 – 351 9999 Fax. + 62 21 – 3519090