“Gelombang laut terjadi cukup tinggi diperkirakan tanggal 21-24 Februari ini. Untuk tanggal 25 Februari keatas diperkirakan gelombang laut sudah turun,” ujar Muchammad Nur, prakirawan BMKG stasiun meteorologi Sultan Thaha Jambi kemarin. Di samping itu, potensi turun hujan sepekan kedepan juga masih turun, dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang dan petir, yang berpeluang terjadi di Jambi bagian tengah dan barat. Sedangkan untuk bagian timur intensitas hujan ringan hingga sedang.
Hujan juga diperkirakan akan terjadi pada sore dan malam hari, dengan angin yang umumnya bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 08-30 km/jam.
Hal ini menurutnya, adanya tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera dan di laut Cina selatan yang bisa memicu bibit badai tropis, sehingga diperkirakan akan memicu terjadinya shear (belokan angin) di wilayah provinsi Jambi atau berpotensi terjadinya pumpungan angin di wilayah Sumatera bagian selatan termasuk di Jambi dan Lampung. Sedangkan suhu muka laut, khususnya di perairan pantai timur Jambi berkisar antara 28-29 derajat celcius, yang berpotensi memicu pembentukan awan konvektif (awan hujan) di seluruh wilayah Sumatera, termasuk Jambi.
Sumber :metrojambi

“Bakorkamla kedepan akan menjadi lebih dikenal dan disegani oleh seluruh pengguna laut baik lokal maupun internasional…” yang di lauching oleh Ketua Bakorkamla yaitu Bapak Kemenko Polhukam pada acara HUT Bakorkamla ke-5 (05/01/2012). Kutipan kalimat tersebut telah direalisasikan menjadi salah satu agenda tahun ini kegiatan Bakorkamla yakni mensosialisasikan call center 127 di beberapa wilayah.