Hal itu dikatakan Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlabar) Laksmana Pertama TNI A Taufiqoerrochman M, SE di Markas Komando Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No 67 Jakarta Pusat, Jumat (15/7). Kapal penangkap ikan berbendera Vietnam tersebut saat ditangkap oleh unsur gelar TNI Angkatan Laut diketahui nama kapal Minh Vhuong (BTAH 9868 ITS) dengan ciri lambung kapal hijau anjungan putih dengan nakoda Nguyen Vuong dan anak buah kapal sejumlah 10 orang Vietnam.
Kapal ikan dengan bobot 40 Gross Ton (GT) tersebut saat ditangkap sedang menangkap ikan di perairan Indonesia pada posisi 30 mil Timur Laut Pulau Laut di Kepulauan Natuna. Dari hasil pemeriksaan oleh personel KRI Diponegoro-365 dengan Komandan Letkol Laut (P) Antonius Widyoutomo di lokasi penangkapan, di kapal ikan asing Vietnam tersebut ditemukan sekitar 1 ton ikan campuran.
Selanjutnya, kata Kadispen Koarmabar Letkol Laut (Kh) Drs Agus Cahyono, kapal ikan yang diduga melakukan tindak pelanggaran memasuki wilayah Indonesia dan melakukan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen tersebut dikawal oleh unsur gelar TNI Angkatan Laut menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ranai. (be)
Sumber :pelitaonline

“Bakorkamla kedepan akan menjadi lebih dikenal dan disegani oleh seluruh pengguna laut baik lokal maupun internasional…” yang di lauching oleh Ketua Bakorkamla yaitu Bapak Kemenko Polhukam pada acara HUT Bakorkamla ke-5 (05/01/2012). Kutipan kalimat tersebut telah direalisasikan menjadi salah satu agenda tahun ini kegiatan Bakorkamla yakni mensosialisasikan call center 127 di beberapa wilayah.