HomeArsipIndex BeritaSorotan MediaKapal terdampar di Filipina, 11 WNI selamat

Kapal terdampar di Filipina, 11 WNI selamat

Jakarta (ANTARA News) - Sebuah kapal penarik (tugboat) asal Indonesia terdampar di perairan San Felipe, Zambales, Filipina, Selasa, akibat kerusakan mesin sejak sepekan lalu, dengan membawa 11 anak buah kapal (ABK) yang semuanya dilaporkan selamat.

Diplomat RI di Manila, Sritomo, mengatakan kapal TB Indonesia Harlina Tiga, milik PT Borneo Karya Sadir (BKS), sedang membawa kargo menuju Tiongkok ketika dihantam badai "typhoon" pada Selasa (14/8). Akibatnya, tali jangkar kapal terlempar ke laut dan menjerat baling-baling propeller, kata Sritomo dalam pernyataan pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

"KBRI Manila, bekerja sama dengan aparat Filipina dan tim penjaga pantai setempat, telah membantu mengurus proses evakuasi para ABK tersebut, termasuk juga membantu perbaikan kapal itu," kata Sritomo.

Walikota San Felipe Carolyn Farinas, tambahnya, juga telah mendatangi kapal dan berbincang dengan para kru kapal, setelah mendapat amanat dari Kementerian Luar Negeri Filipina.

Kesebelas kru kapal tersebut telah memperoleh bantuan dan dimintai keterangan terkait dokumen kapal, identitias pribadi dan paspor. Mereka adalah Firman Ichsandy (Kapten Kapal), Jam Hari, Aseng, Miftahul Huda, Jose, Soduino, Suhermanto, Agustinus, Nurudin, Akram, dan Sulaiman.

Sebelumnya diberitakan bahwa Walikota Farinas melarang kapal tugboat itu meninggalkan lokasi perairan San Felipe begitu saja meski sudah diperbaiki. Farinas meminta para kru mengikuti prosedur yang berlaku di daerah itu.

"Kehadiran Anda di sini harus didokumentasikan karena Anda adalah warga negara asing," kata Farinas.

Sumber:antaranews.com
 

PEMBERITAHUAN KEPADA MASYARAKAT

Diberitahukan kepada masyarakat maritim dan pihak

yang berkepentingan dengan Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) maupun masyarakat luas,

apabila ada oknum yang mengatasnamakan Bakorkamla yang intinya meminta uang dengan alasan tertentu,

agar diabaikan dan segera laporkan ke 127 dan 021 500500.

HATI-HATI SINDIKAT PENIPU !!!

DIHIMBAU KEPADA SELURUH MASYARAKAT, KHUSUSNYA MASYARAKAT MARITIM UNTUK LEBIH BERHATI-HATI DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN TERHADAP ULAH PERMAINAN SINDIKAT PENIPU DENGAN MODUS OPERANDI SEOLAH-OLAH TELAH DIPERAS OLEH OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI SUATU INSTANSI DENGAN CARA MENTRANSFER SEJUMLAH UANG KE REKENING OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI TERTENTU TERSEBUT, GUNA PENYELESAIAN SUATU KASUS. NAMUN SETELAH DITELUSURI TERNYATA NAMA DAN ALAMAT REKENING YANG TERTERA PALSU SERTA NYATA-NYATA BUKAN REKENING OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI YANG MENURUT MEREKA (SINDIKAT-RED) TELAH MEMERASNYA.

UANG YANG DI TRANSFER TERSEBUT JATUH KEPADA REKENING ANGGOTA DARI SINDIKATNYA SENDIRI. DENGAN BUKTI TRANSFER YANG ADA , ANGGOTA SINDIKAT TERSEBUT MELAPOR KESANA-KEMARI DAN DI BLOW-UP DI MEDIA MASSA, SEHINGGA TERBENTUK OPINI MASYARAKAT YANG NEGATIF.

DISINYALIR MEREKA MERUPAKAN SINDIKAT YANG MENGINGINKAN KEGIATAN ILLEGALNYA DAPAT TERUS BERJALAN LANCAR DENGAN BERBAGAI CARA BERUSAHA MENJATUHKAN SERTA MENJELEKAN INSTANSI-INSTANSI YANG BERWENANG YANG DIPERKIRAKAN DAPAT MENJADI PENGHALANG BAGI KEGIATANNYA DI LAUT. .

CALL CENTER 127

Bakorkamla kedepan akan menjadi lebih dikenal dan disegani oleh seluruh pengguna laut baik lokal maupun internasional…” yang di lauching oleh Ketua Bakorkamla yaitu Bapak Kemenko Polhukam pada acara HUT Bakorkamla ke-5 (05/01/2012). Kutipan kalimat tersebut telah direalisasikan menjadi salah satu agenda tahun ini kegiatan Bakorkamla yakni mensosialisasikan call center 127 di beberapa wilayah.

ALAMAT KANTOR UTAMA

Alamat kantor pusat BAKORKAMLA:

Jl. DR. Sutomo 11, Jakarta 10710

Telp. + 62 21 – 351 9999 Fax. + 62 21 – 3519090