HomeArsipIndex BeritaSorotan MediaPENANGKAPAN KAPAL SOLAR: Bea Cukai Kepri Tahan 2 Tanker BBM Ilegal

PENANGKAPAN KAPAL SOLAR: Bea Cukai Kepri Tahan 2 Tanker BBM Ilegal

KARIMUN—Kapal tanker berbendera Indonesia MT Serena dan KM Cahay ditangkap petugas Kantor Wilayah Khusus Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Kepulauan Riau karena diduga membawa solar bersubsidi secara ilegal. Kabid Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil Khusus Ditjen Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) Agus Wahyono di Tanjung Balai Karimun, Rabu mengatakan kedua kapal tersebut ditangkap kapal patroli BC-9002 di perairan Lobam, Pulau Bintan sekitar pukul 00.00 WIB, Selasa (29/1/2013).

“MT Serena II merupakan kapal Pertamina yang mengangkut sekitar 3.680 solar bersubsidi dari Pulau Sambu menuju Pontianak, Kalimantan Barat. Namun, dalam perjalanannya melakukan aktivitas transfer secara ilegal ke lambung KM Cahaya,” katanya. Menurut Agus Wahyono, nakhoda kapal tidak berhasil menunjukkan dokumen terkait aktivitas transfer tersebut sehingga kedua kapal ditarik ke Kanwil BC Kepri di Tanjung Balai Karimun.

“Kedua kapal tiba di Karimun tadi malam. MT Serena II lego jangkar di tengah laut dengan dikawal petugas patroli, sedangkan KM Cahaya sandar di dermaga Ketapang Kanwil,” katanya.

Dia mengatakan aktivitas transfer solar secara ilegal itu sebenarnya melibatkan tiga kapal, namun satu kapal lagi melarikan diri ketika petugas melakukan penyergapan.

“Pada saat diamankan, satu kapal kabur dan tidak tertangkap karena gelap gulita. Petugas kesulitan karena pada saat yang sama harus memeriksa dokumen dan muatan dua kapal yang berhasil kita amankan itu,” kata dia.

Dia menambahkan, proses penyidikan dan penghitungan barang bukti dilimpahkan ke Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Tangkapan Kanwil Khusus Ditjen BC Kepri.

“Kami hanya bertugas melakukan penindakan dan menarik kapal ke Tanjung Balai Karimun, sedangkan proses penyidikan ada pada unit reserse,” tambahnya.

Sumber:bisnis-kepri.com
 

PEMBERITAHUAN KEPADA MASYARAKAT

Diberitahukan kepada masyarakat maritim dan pihak

yang berkepentingan dengan Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) maupun masyarakat luas,

apabila ada oknum yang mengatasnamakan Bakorkamla yang intinya meminta uang dengan alasan tertentu,

agar diabaikan dan segera laporkan ke 127 dan 021 500500.

HATI-HATI SINDIKAT PENIPU !!!

DIHIMBAU KEPADA SELURUH MASYARAKAT, KHUSUSNYA MASYARAKAT MARITIM UNTUK LEBIH BERHATI-HATI DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN TERHADAP ULAH PERMAINAN SINDIKAT PENIPU DENGAN MODUS OPERANDI SEOLAH-OLAH TELAH DIPERAS OLEH OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI SUATU INSTANSI DENGAN CARA MENTRANSFER SEJUMLAH UANG KE REKENING OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI TERTENTU TERSEBUT, GUNA PENYELESAIAN SUATU KASUS. NAMUN SETELAH DITELUSURI TERNYATA NAMA DAN ALAMAT REKENING YANG TERTERA PALSU SERTA NYATA-NYATA BUKAN REKENING OKNUM PEJABAT ATAU PEGAWAI YANG MENURUT MEREKA (SINDIKAT-RED) TELAH MEMERASNYA.

UANG YANG DI TRANSFER TERSEBUT JATUH KEPADA REKENING ANGGOTA DARI SINDIKATNYA SENDIRI. DENGAN BUKTI TRANSFER YANG ADA , ANGGOTA SINDIKAT TERSEBUT MELAPOR KESANA-KEMARI DAN DI BLOW-UP DI MEDIA MASSA, SEHINGGA TERBENTUK OPINI MASYARAKAT YANG NEGATIF.

DISINYALIR MEREKA MERUPAKAN SINDIKAT YANG MENGINGINKAN KEGIATAN ILLEGALNYA DAPAT TERUS BERJALAN LANCAR DENGAN BERBAGAI CARA BERUSAHA MENJATUHKAN SERTA MENJELEKAN INSTANSI-INSTANSI YANG BERWENANG YANG DIPERKIRAKAN DAPAT MENJADI PENGHALANG BAGI KEGIATANNYA DI LAUT. .

CALL CENTER 127

Bakorkamla kedepan akan menjadi lebih dikenal dan disegani oleh seluruh pengguna laut baik lokal maupun internasional…” yang di lauching oleh Ketua Bakorkamla yaitu Bapak Kemenko Polhukam pada acara HUT Bakorkamla ke-5 (05/01/2012). Kutipan kalimat tersebut telah direalisasikan menjadi salah satu agenda tahun ini kegiatan Bakorkamla yakni mensosialisasikan call center 127 di beberapa wilayah.

ALAMAT KANTOR UTAMA

Alamat kantor pusat BAKORKAMLA:

Jl. DR. Sutomo 11, Jakarta 10710

Telp. + 62 21 – 351 9999 Fax. + 62 21 – 3519090