Fisheries & Seafood Expo 2009 akan dibuka Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Departemen Kelautan dan Perikanan RI, DR Martani Huseini, Rabu (28/10) pukul 10.00 WIB di lantai 3 Mega Mall Batam Centre. Di acara pembukaan ini, akan dihadiri Gubkepri Ismeth Abdullah, Gubernur Sulawesi Tenggara, para wali kota dan bupati peserta pameran, pengusaha perikanan, asosiasi pengusaha perikanan dari Singapura dan Malaysia.
Pameran ini akan diikuti puluhan pemerintahan daerah (Pemda) se-Indonesia dan swasta seperti Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kepri, Provinsi Sulteng, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Minahasa Tenggara, Ditjen P2HP.
Peserta lain Bakorkamla RI, LAPAN, Aneka Tuna Indonesia, 7 Gil Consultant, Trobos, Balai Pengelolaan Agribisnis Otorita Batam, LSM Lentera Lingga, Pemda DKI Jakarta, Bakosutanal, Balai Budidaya Laut Kota Batam, Pasaman Barat, Kabupaten Sumbawa Barat, Kadin Kepri, dan lainnya.
”Sebagai daerah maritim yang dikelilingi pulau-pulau, pamerann ini cocok di Batam. Apalagi hasil kekayaan laut kita melimpah ruah, harus diberdayakan. Inilah salah satu maksud penting pameran ini,” ujar Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan Promosi Kadin Kepulauan Riau, Jadi Rajagukguk, kepada Batam Pos, kemarin. Seperti budidaya rumput laut, memiliki potensi ekspor yang cukup besar ke luar negeri. Potensi ini harus dioptimalkan. (ash)
Sumber =
Batam Pos