|
13 July 2010
Parlemen TImue Leste melakukan voting pada Senin (12/7) untuk menolak rencana Australia menjadikan negara miskin tersebut sebagai pusat pemrosesan bagi para pencari suaka. sebanyak 34 anggota DPR atau satu suara lebih banyak dari mayoritas 66 anggota yang ada di parlemen menolak rencana pembangunan pusat pengungsi di Timor Leste.
"Kami mendesak pemerintah menolak usulan rencana pembangunan pusat pmrosesan pengungsi di teritori nasional kami," demikian pernyataan yang dikeluarkan.
"Kami berharap pemerintah dapat menangani masalah in sebagai isu politik dan mengambil sikapresmi berkaitan dengan kolega internasional kita, termasuk dengan Pemerintah Australia."
Perdana Menteri Australia yang baru, Julia Gillard beberapa waktu lalu menyampaikan rencananya untuk menjadikan Timor Leste sebagai pusat pemrosesan pencari suaka yang akan menuju Australia. Dikatakan, hal ini telah dibicarakan dengan Presiden Timor Leste Ramos Horta, namun Pemerintah Dili mengatakan, mereka belum detail melihat usulan tersebut.
Sumber : Suara Pembahuaruan, 13 Juli 2010
|